Perpaduan Islami Dan Kearifan Lokal Dalam Tradisi Tepung Tawar
Tepuk Tepung Tawar adalah suatu adat Masyarakat Melayu, khususnya di Kabupaten Natuna. Tradisi ini sudah ada sejak masa raja-raja zaman dulu. Upacara tepung tawar ini sebenarnya diambil dari ritual Hindu yang sudah lebih dulu dianut masyarakat Indonesia. Lalu, setelah Islam masuk, tradisi Tepung Tawar tetap dilaksanakan dengan mengganti ritual pembacaan mantra menjadi pembacaan doa. Tepung Tawar artinya menghapus segala penyakit. Tepung Tawar juga dilakukan sebagai ungkapan rasa kegembiraan dan sebagai rasa syukur atas keberhasilan, hajat, acara, atau niat yang akan atau yang telah dapat dilaksanakan. Selain itu, tepuk tepung tawar ini merupakan lambang memohon doa restu kepada yang maha kuasa agar mendapat keselamatan dan keberkahan dari Tuhan yang Maha Kuasa. Tepung Tawar juga merupakan tradisi khas Melayu orang Natuna yang digelar untuk momen penting. Beberapa di antaranya yakni hajatan pernikahan, menyambut tamu penting, hingga pelantikan pejabat. Bagi orang Melayu, Tepun...
